Rangkuman Pembahasan Tujuan Ziarah Kubur

Ziarah kubur merupakan salah satu kegiatan yang melekat erat dan berkaitan dengan budaya Indonesia.

Pada umumnya masyarakat Indonesia melakukan ziarah kubur pada momen-momen tertentu. Seperti, ketika sedang atau menjelang puasa Ramadhan maupun ketika mendekati hari raya Idul Fitri.

Jika dilihat dari etimologi atau bahasa. Diambil dari kata dalam bahasa Arab, yaitu yang memiliki arti menziarahi, mengunjungi.

Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia atau yang disingkat KBBI, ziarah adalah kunjungan ke tempat yang dianggap keramat atau mulia (makam atau sebagainya).

Sementara kata kubur adalah lubang yang digali di tanah dengan ukuran 1×2 meter berbentuk persegi panjang dan kedalamannya kurang lebih 2 meter ke dalam, digunakan untuk menyimpan mayat atau menguburkan jenazah manusia.

Dalil tentang Ziarah Kubur

Pada zaman dahulu Rasulullah SAW melarang keras umatnya berziarah ke kuburan. Karena pada jaman dahulu kebanyakan mereka yang datang masih dipengaruhi adat jahiliyah,

Seperti meminta kepada kuburan, mengagung-agungkan menyembah, serta meratapi kematian. Hal ini yang ditakutkan oleh Rasulullah SAW.

Hingga dalam hadist yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, Rasulullah SAW, bersabda:  

“Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Yunus, telah menceritakan kepada kami Mu’arrif bin Washil dari Muharib bin Ditsar dari Ibnu Buraidah dari ayahnya, ia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Aku telah melarang kalian menziarahi kuburan, sekarang berziarahlah ke kuburan, karena dalam berziarah itu terdapat peringatan (mengingatkan kematian). (H.R. Muslim:1623)

Para imam besar seperti Hanafi, Maliki, Syafi’i dan Hanabilah sepakat bahwa hukum ziarah adalah sunnah baik bagi laki-laki maupun perempuan.

Tujuan ziarah kubur

https://dabofm.com/goron-jumaa-bai-dace-fadin-kalmar-rip-ga-mamaci-ba/

 

Tujuan ziarah kubur sendiri merupakan rangka untuk mengambil hikmah bahwa kematian tidak memandang siapa saja.

Selain itu juga tujuan ziarah kubur yang lain adalah untuk tafakur dan bermuhasabah diri, agar mengingat akhirat.

Kemudian ziarah kubur juga mengartikan bahwa kita menghormati orang yang telah meninggal dunia.

Ibnu Al-Qayyim juga menerangkan bahwa tujuan ziarah kubur yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW adalah rangka untuk mendoakan, memohonkan rahmat kepada Allah Ta’ala dan mengistigfarkan ahli kubur.

Demikian pembahasan perihal tujuan ziarah kubur. semoga bermanfaat.